About

Trik- Trik Bermain Futsal Dasar

Senin, 17 September 2012 2 komentar

TRIK- TRIK BERMAIN FUTSAL DASAR

1. Passing,
Dalam mengoper bola kepada teman, diusahakan dengan kaki bagian dalam disahakan bola cukup kencang. Karena lapangan futsal relatif kecil, apabila passing terlalu lambat akan sangat mudah dipotong oleh lawan. Bola futsal lebih kecil (pantulan tidak terlalu besar dibanding bola lapangan besar), sehingga sekencang apapun passing dari teman, masih memungkinkan untuk dikontrol.

2. Menconcong bola,
Mencocong adalah menendang bola namun menggunakan ujung kaki/sepatu. Biasanya bila kita sudah berhadapan dengan kiper, saat posisi kita kurang bagus untuk melakukan shoot (karena posisi bola sudah terlalu ke depan), maka menconcong bola akan mencari salah satu cara efektif untuk menghasilkan gol. Karena dengan teknik ini, bola akan melesat cukup kencang (seperti di shooting), dan bola juga akan tetap bergerak lurus. Beda dengan bola lapangan besar, apabila diconcong maka larinya bola akan tidak terkontrol.

3. Dribling / Menggiring

Untuk mengecoh pemain lawan dalam sebuah permainan futsal, seorang pemain futsal harus memiliki kemampuan dalam menggiring bola. Ada beberapa teknik dalam menggiring bola yang harus dikuasai dalam bermain futsal, berikut ini beberapa teknik dalam menggiring bola pada permainan futsal:

• Dribbling menggunakan kaki bagian luar
Dengan teknik ini jika menggunakan kaki kanan pemain futsal dapat mengecoh ke sebelah kiri lawan atau sebaliknya. Akan tetapi teknik ini tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kanan bila menggunakan kaki kanan, begitupula sebaliknya.
• Dribbling menggunakan kaki bagian dalam
Dengan teknik ini pemain futsal dapat mengecoh lawan ke sebelah kanan lawan apabila menggunakan kaki kanan atau sebaliknya. Akan tetapi teknik ini tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kiri bila menggunakan kaki kanan, begitupula sebaliknya.
• Dribbling menggunakan bagian punggung kaki
Dribbling menggunakan bagian punggung kaki adalah dapat menggiring bola dengan arah lurus apabila tidak ada lawan yang menghalangi. Akan tetapi teknik ini kurang efektif untuk mengecoh lawan ke sebelah kiri atau sebelah kanan.

4. Menendang Keras ( Shooting )
Teknik menendang keras yang efektif dalam permainan futsal adalah menendang bola dengan menggunakan ujung kaki / sepatu, karena dengan teknik ini bola akan melesat cukup kencang dan bola juga akan tetap bergerak lurus.

5. Kecepatan
Ciri dari permainan futsal adalah kecepatan, maka pemain futsal dituntut cepat dalam mengalirkan bola, bergerak mencari ruang untuk menerima umpan, dan bereaksi, karena dengan pergerakan yang cepat, seorang pemain futsal akan dapat mengecoh lawan dan dalam melakukan penjagaan serta juga dapat dengan cepat menyusun formasi baik itu ketika melakukan penyerangan ataupun ketika bertahan. Oleh karena itu kecepatan harus mutlak dikuasai sebagai salah satu teknik dasar futsal.

6.Tips mencetak gol.
Karena gawangnya kecil dan celah untuk menembak sangatlah kecil, maka usahakan bola ngeluncur seperti pisang tetapi mendatar. Bila dari sisi samping kita giring bola ke tengah sebelum sampai ditengah langsung tendang saja, jika dari kanan lawan berarti arah tendangan ke pojok kiri kiper.

7. Control ( menahan bola )
Menggunakan kaki bagian bawah atau bisa juga menggunakan kaki bagian luar atau bagian dalam, yang pada intinya dapat menghentikan bola yang bergulir dengan cepat, karena pada trik-trik bermain futsal, control adalah hal terpenting yang harus dikuasai oleh seorang pemain futsal. Bila control terhadap bola masih kurang ada baiknya ditingkatkan dengan berlatih secara rutin.

8. Jaga stamina.
Lapangan futsal relatif kecil, baik itu lapangan indoor/ outdoor biasa maupun lapangan yang menggunakan rumput sintetis, tapi kadang kita terlalu asyik lari kesana kemari sehingga terlalu banyak gerak yang mengakibatkan kita cepat kelelahan. Lebih baik ada pembagian yang tertata dalam menyerang ataupun bertahan. Saat menyerang, gunakanlah umpan- umpan kecil, dan saat bertahan langsung buang bola, sehingga pemain yang ada di depan bisa membantu pemain belakang dalam bertahan.

Saat stamina Anda habis, istirahatlah. Isi atau tambah kembali stamina Anda misalnya dengan mengkonsumsi air yang sehat seperti air putih.

Perlengkapan Futsal

Sabtu, 15 September 2012 0 komentar

Perlengkapan Futsal – Futsal, kini menjadi olahraga yang paling banyak diminati, baik lapangan indoor mapun outdoor. Sebenarnya Futsal sendiri telah diciptakan sejak tahun 1930 oleh JUAN CARLOS CERIANI di Uruguay, namun di indonsia sendiri olahraga futsal ini baru popular di tahun 2005 hingga kini.

Sebenarnya futsal sendiri merupakan bentuk mini dari olah raga sepak bola namun dimainkan dengan lapangan yg lebih kecil dan jumlah pemain yang lebih sedikit tentunya. Untuk lebih mengenal olah raga futsal ini, berikut perlengkapan futsal dalam acara resmi :


A. Pakaian atau Kostum

1. Kaos

Untuk bahan kaos dalam perlengkapan futsal ini, tidak ada aturan spesifik. Asalkan dapat menjadi tanda yang membedakan dengan klub lain, kaos dianggap sah, dianjurkan memakai bahan dari katun agar mudah menyerap keringat.

FIFA membuat aturan khusus bagi penomoran. Kaos harus diberi nomor dari 1 sampai 15,  posisi nomor terletak dibelakang kaos. Warna nomor harus berbeda jelas dengan warna dasar kaos.


2. Celana Pendek

Pemain diwajibkan memakai celana pendek. Pemilihan bahan celana tidak diberlakukan aturan khusus. Jika memakai bicycle pants, warna diharuskan sama dengan warna celana pendek.

Pengecualian baru diberikan kepada penjaga gawang karena diperbolehkan memakai celana panjang. Warna kostum penjaga gawang harus dibedakan dengan warna kostum pemain lain serta kostum wasit.


3. Kaos Kaki

Kaos kaki wajib dipakai oleh pemain futsal dalam sebuah pertandingan karena dapat melindungi kaki dan mempermudah pemakaian pelindung tulang kering. Tidak ada peraturan spesifik mengenai warna dan bahannya.

4. Pelindung Tulang Kering

Bahan alat pelindung ini diharapkan terbuat dari karet dan sejenisnya. Bahan lain yang cocok juga diizinkan, asalkan memberikan perlindungan yang sesuai.



B. BOLA

Hampir tidak ada perbedaan antara bola futsal dengan bola di sepak bola kecuali dalam hal ukuran, karena ukuran bola futsal lebih kecil dibanding dengan ukuran bola dalam sepak bola. Berikut berbagai aturan untuk bola futsal.

Terbuat dari bahan kulit atau bahan yang sesuai lainnya. Dalam pertandingan internasional, bola futsal yang terbuat dari kulit laken (felt ball) tidak diperbolehkan.


Keliling bola tidak boleh kurang dari 62 cm dan tidak boleh lebih dari 64 cm.

Berat bola futsal tidak kurang dari 400 gram dan tidak lebih dari 440 gram pada permulaan pertandingan.

Tekanan bola yaitu 0,4 sampai 0,6 atmosfer (atm) atau 400 – 600 g/cm3 pada permukaan laut.

Saat bola pertama kali dipantulkan oleh wasit dari ketinggian 2 meter, tinggi pantulan tidak boleh kurang dari 50 cm dan tidak boleh lebih dari 65 cm pada pantulan pertama.


C. Sepatu

Bagi pemain futsal profesional, pemilihan sepatu futsal yang tepat merupakan hal yang utama. Sebab, baik buruk performa di atas lapangan banyak dipengaruhi kenyamanan ketika bermain. Karena itu, sebelum memilih hendaknya lebih dulu memahami karakter sepatu yang akan dibeli.

Pemahaman mengenai bahan dasar jadi hal yang mutlak. Sebaiknya pilih sepatu yang materialnya terbuat dari kulit sintetis. Sebab material tersebut cenderung menyesuaikan bentuk kaki kita.

Lain dari itu, faktor yang juga harus diperhatikan adalah kekuatan. Ini terkait dengan status sebagai pemain profesional yang membuat intensitas bermain sangat padat. Otomatis, frekuensi penggunaan sepatu pun jadi tinggi. Kalau tidak kuat, sepatu bisa cepat rusak. Jadi faktor utama dalam pemilihan sepatu futsal adalah kenyamanan dan kekuatan.

Soal kenyamanan, agaknya hal ini juga jadi perhatian pemain Mutiara Hitam, Rudolf. Selama bertanding, dia tidak mengenakan sepatu futsal. Melainkan sepatu kulit yang bisa digunakan untuk bekerja.Sementara itu, kapten timnas Vennard Hutabarat punya kriteria sepatu yang berbeda. Dia lebih menyukai sepatu yang materialnya terbuat dari synthetic perlize (kulit sintetis yang licin). Selain itu, desain juga menjadi pertimbangan dalam memilih sepatu. “Sepatu dengan bahan ini tidak mudah berubah bentuk seperti yang terbuat dari kulit sintetis. Aku suka menggunakan sepatu yang warnanya eye-catching

Street Futsal

Jumat, 14 September 2012 0 komentar

STREET FUTSAL


Street Futsal adalah futsal yang dimainkan secara ‘liar’ baik di jalanan atau tempat- tempat umum nan unik selain di lapangan asli futsal. Street futsal mempunyai aturan yang berbeda di setiap tempat, ini disebabkan oleh keadaan tempat yang dijadikan lapangannya pun berbeda- beda.


Olahraga jalanan ini pun termasuk olahraga yang ‘keras’ karena biasanya tidak mengenal Out atau keluar garis. Bola akan terus mengalir dan permainan akan terus berjalan ke mana pun bola memantul.
Biasanya olahraga street futsal banyak dimainkan di negara- negara yang gemar akan futsal namun tidak mempunyai cukup lahan yang luas untuk bermain, dan mereka biasa bermain di gang- gang sempit, di bawah jembatan jalan tol, di jalanan, di gedung- gedung kosong yang sudah tidak terpakai.


Permainan ini sangat asyik untuk disaksikan karena unik dari jenis lapangannya dan aksi- aksi para pemainnya yang dituntut harus bisa mengembangkan skill individualnya. Biasanya jumlah pemain street futsal tidak tentu bisa kurang dari 5 (jumlah pemain futsal normal) bahkan lebih dari itu juga ada.


Dewasa ini karena street futsal sudah mewabah ke seluruh nusantara, banyak Produsen- produsen ternama yang mengadakan event- event street futsal yang lebih terorganisir.4 pemain, dalam lapangan yang tertutup kerangkeng, selama 2 babak berjuang keras menunjukkan skill individu dan kekompakan team guna meraih kemenangan. Pertandingan SSG ini emang unik.


Kalau dalam pertandingan olah raga lain babak ditentukan oleh waktu, di sini babak ditentukan oleh lagu!. Babak pertama diiringi live performance dari band sementara babak kedua diiringi oleh musik yang dimainkan DJ. Musik-musik pilihan itu dijamin bakal memacu adrenalin yang membuat pertandingan bola yang nggak kenal kata "out" ini makin dinamis.


Menggunakan basic peraturan futsal sebagai landasan, SSG memiliki kelebihan lain seperti sistem scoring 2 poin kalau gol dicetak oleh keeper atau kalau gol tercipta melalui tendangan "first touch" (bola ditendang sebelum menyentuh tanah). Kalau kedengarannya jadi gokil dan seru, memang itu yang jadi tujuan utama ( Street Futsal) dari event ini.

Peraturan Pertandingan Futsal 2012

Kamis, 13 September 2012 0 komentar



PERATURAN PERTANDINGAN FUTSAL 2012

PERATURAN PERTANDINGAN

A.PEMAIN

1.Jumlah pemain maksimal disetiap pertandingan 5, termasuk penjaga gawang
2.Jumlah pemain minimal untuk mengakhiri pertandingan 2
3.Jumlah pemain cadangan maksimal 7


B. KETENTUAN MENGENAI PEMAIN DAN OFFICIAL

1. Pemain - pemain yang disertakan dalam pertandingan harus didaftarkan pada saat pengembalian formulir pendaftaran.
2. Setiap tim berhak mendaftarkan sebanyak 12 pemain di tambah 1 orang Manager, 1 orang Pelatih.
3. Pemain yang tidak terdaftar dalam formulir pendaftaran tidak diperkenankan mengikuti pertandingan, apabila terdapat pemain yang tidak terdaftar dan bermain dalam pertandingan maka tim tersebut dinyatakan diskualifikasi.
4. Team yang bertanding bukan yang sudah berada pada level nasional (liga pro) atau sering mengikuti turnamen tingkat orda.
6. Setiap tim yang bertanding terdiri dari 5 pemain di dalam lapangan dan 5/7 pemain sebagai cadangannya.


C. KOSTUM 

1. Setiap tim yang terdaftar diwajibkan memiliki kostum tim lengkap ( baju + celana + kaos kaki) minimal 2 kcstum dengan warna berbeda dan harus bernomor punggung.
2. Bagi penjaga gawang diwajibkan menggunakan kostum penjaga gawang, sarung tangan, dan deker lutut.
3. Manager tim dan pelatih harus menggunakan baju yang sopan dan rapih serta menggunakan sepatu.


D. WAKTU PERTANDINGAN

1. Lamanya pertandingan adalah 2 x 20 menit waktu bersih ditambah 5 menit waktu istirahat.
2. Tiap tim yang bertanding diharuskan hadir 15 menit sebelum pertandingan dimulai.
3. Tiap tim yang akan bertanding diharuskan mengisi daftar pemain yang telah disiapkan panitia dan menyerahkannya 5 menit sebelum pertandingan dimulai.
4. Tim yang sebelum pertandingan dimulai namun belum hadir diberikan-tenggang waktu pertama 15 menit dan tenggang waktu kedua 10 menit setelah waktu yang ditentukan sesuai jadwal, apabila belum juga hadir maka tim tersebut dinyatakan kalah WO dengan score 3 – 0.
5. Daftar pemain yang diisi harus sesuai dengan nama pada formulir pendaftaran, apabil dalam tim ada pemain yang tidak terdaftar namanya dalam formulir pendaftaran dan bermain, maka tim tersebut dinyatakan Diskualifikasi.
6. Tiap Tim diberikan waktu 5 menit untuk pemanasan.



E. SISTEM PERTANDINGAN

1. Sistem pertandingan yang digunakan adalah
a. Babak penyisihan mengunakan sistem gugur (sistem group) terbagi menjadi 8 group.
b. Putaran kedua menggunakan sistem gugur sampai final.

2. Selama kompetisi berlangsung akan dipilih
a. Tim terbaik.
Kriteria :
- Disiplin waktu
- Keseragaman
- Tingkat kesalahan sedikit
- Akumulasi kartu minim
- Penilaian diambil pada saat babak penyisihan
b. Pemain terbaik Diambil dari Tim yang lolos ke 4 Besar
c. Top scorer

Penyelenggara menyediakan trophy dan uang pembinaan bagi masing-masing pemenang kategori diatas.


F. PERHITUNGAN POINT

Apabila dalam pengumpulan point, ada tim yang dalam pengumpulan pointnya sama maka akan ditentukan dengan adu penalti.


G. SISTEM ADU PENALTI

1. Wasit akan menentukan gawang yang Iayak dipakai
2. Tiap tim berhak untuk menendang penalti sebanyak 3 kali selama adu penalti
3. Wasit akan mengadakan undian sebelum dimulai adu penalti, dimana yang menang dalam undian akan terlebih dahulu menendang penalti
4. Pemain yang berhak untuk ikut dalam adu penalti adalah pemain yang bermain sampai waktu pertandingan berakhir.
5. Jika dalam adu penalti kedudukan akhir tetap imbang maka, akan dilakukan adu penalti kembali, dimana dilakukan oleh 1 orang pemain yang tersisa, apabila masih serf maka akan dilakukan lagi oleh 1 orang pemain cadangan, itu dilakukan sampai ada-yang keluar sebagai pemenang.


H. HAL -HAL TEKNIS YANG PERLU DIPERHATIKAN

1. Selama babak penyisihan, perpanjangan waktu tidak diberlakukan sampai final.
2. -Pergantian pemain dapat dilakukan pada saat bola di dalam atau di luar permainan.
-Pemain yang ingin meninggalkan dan memasuki lapangan harus melakukannya pada daerah pergalitian pemain tetapi dilakukan setelah pemain yang diganti telah melewati batas lapangan.
-Pergantian dianggap tidak sah (FOUL) apabila menyalahi aturan diatas.
3.
a. Selama pertandingan setiap tim berhak meminta Time Out sebanyak dua kali dimana 1 kali setiap babak selama 1 menit.
b. Time out diperkenankan jika tim tersebut menguasai bola.
c. Tim yang tidak meminta time out pada babak pertama, pada babak kedua tim tersebut hanya berhak mendapatkan 1 kali time out.
4. Gol dianggap sah apabila bola melewati garis tengah gawang.
5. Gol tidak sah apabila tendangan Out yang dilakukan langsung ke gawang tidak menyentuh kawan ataupun lawan.
6. a. Tendangan bebas Iangsung diberikan kepada tim lawan, jika seorang pemain melakukan salah satu dari bentuk pelanggaran di bawah ini.
-menendang atau mencoba menendang lawan
-mengganjal atau mencoba mengganjal lawan.
-Menerjang lawan
-Mendorong lawan meskipun dengan bahunya
-Memukul atau mencoba memukul lawan
-Meludahi lawan
-Sliding tackle
b. Semua pelanggaran yang disebutkan diatas merupakan kumpulam pelanggaran yang diakumulasikan (FOUL).
c. Tendangan bebas langsung dilakukan dari tempat dimana terjadinya pelanggaran.
d. Jika tendangan bebas langsung dilakukan ke arah gawang dan gol terjadi, maka gol tersebut dinyatakan sah.
7. a. Jika dalam satu babak salah satu tim melakukan pelanggaran dengan konsekuensi foul sebanyak lima kali, maka pelanggaran keenam dan selanjutnya dalam babak itu akan dikenakan hukuman pinalti pada titik pinalti kedua.

b. akumulasi foul pada babak pertama tidak berlaku lagi pada babak kedua.

8. Tendangan pinalti pada titik pertama diberikan jika seorang pemain telah melakukan pelanggaran di daerah pinaltinya sendiri.

9.
a. Tendangan bebas tidak Iangsung diberikan kepada lawan jika seorang penjaga gawang telah melakukan salah satu pelanggaran di bawah ini.

-Setelah melepaskan bola dari tangannya, si menerima kembali dari rekan tim (BACKPASS) dengan kaki atau tangan sebelum melewati garis tengah.
-Menerima bola langsung dengan tangan dari tendangan ke dalam yang dilakukan oleh rekan tim kecuali menggunakan kaki.
-Menyentuh atau menguasai larigairis tangan atau~kaki lebih dari 4 detik.
-Backpass diperbolehkan menggunakan kepala atau dada.

b. Tendangan bebas tidak Iangsung diberikan kepada lawan dari tempat dimana terjadinya pelanggaran. Kecuali terjadi di dalam daerah pinalti, maka tendangan bebas tidak Iangsung dilakukan dari garis daerah pinatti di tempat terdekat dimana pelanggaran terjadi.
c. Tendangan bebas tidak Iangsung gol hanya dapat tercetak dan dinyatakan sah apabila dilakukan dengan 2 kali sentuhan sebelum masuk ke gawang.
d. Tendangan ke dalam dan tendangan sudut dilakukan dengan interval waktu 4 detik setelah bola diletakkan diatas garis tepi dan bujur sudut.
e. Supporter dilarang membuat keributan dan mengucapkan kata-kata kotor terhadap pemain d.ari team lawan .dan perangkat pertandingan. Apabila hal-hal ini terjadi.maka .akan dikenakan 1 foul dan berurusan dengan pihak keamanan.


I. LAIN-LAIN

A. Kartu kuning Rp 20.000,-
B. Kartu m:erah Rp. 30.000,-

apabila ada pemain "yang terkena sanksi kartu dan tidak melunasi biaya kartu yang telah ditentukan oleh panitia, sampai pada.pertandingan berikutnya maka pemain tersebut tidak­ diperbolehkan bertanding pada pertandingan berikut.


Konsep tambahan :

1. Pemain tidak diperkenankan untuk berteriak secara berlebihan di dalam lapangan. Bila hal tersebut dilakukan, maka team asal pemain tersebut akan dikenakan foul
2. Hanya kapten team yang berhak bicara dengan wasit. Bila terjadi pemain selain kapten
berbicara atau memprotes keputusan wasit, maka wasit berhak memberikan hukuman kepada team da.ri pemain tersebut berupa hukuman foul.. Namun bila dirasa beriebihan maka wasit berhak memberikan hukuman kartu kuning (foul)
3. Keputusan wasit adalah sah dan tidak dapat diganggu-gugat
4. Protes ke panitia hanya dapat dilakukan bila protes tersebut bersifat administratif terkait dengan hal-hal lain yang terdapat di Peraturan Pertandingan Futsal 2012.
ketentuan, tidak terdaftar dalam formulir pendaftaran atau pemain yang tidak masuk dalam line-up team bersangkutan dan tidak menyangkut ketidak puasan terkait dengan keputusan wasit. Maka tim akan di diskualifikasi.
5. Pemain yang bertanding di satu tim dilarang bergabung di tim yang lainya.
6. Hal-hal yang belum di atur dapat diatur kemudian hari secara lisan maupun tulisan.

Peraturan Futsal FIFA

0 komentar

PERATURAN FUTSAL FIFA

* PERATURAN 1

LAPANGAN UKURAN



Lapangan harus berbentuk bujur sangkar. Garis samping pembatas lapangan harus lebih panjang dari garis gawang:

Panjang : Minimal25 m, Maksimal 45 m
Lebar : Minimal 15 m, Maksimal 25 m
Ukuran Pertandingan Internasional:
Panjang : Minimal 38 , maksimal 42 m
Lebar : Minimal 18 m ,Maksimal 22 m


TANDA LAPANGAN

- Lapangan ditandai dengan garis. Garis tersebut termasuk garis pembatas lapangan. Garis yang lebih panjang disebut garis samping (touched line) dan yang lebih pendek disebut garis gawang (goal line).
- Lebar garis pembatas 8 cm.
- Lapangan dibagi menjadi dua dan diberi garis tengah.
- Titik tengah ditandai pada garis setengah lapangan dan lingkaran pada titik tengah dibuat dengan radius 3 m.

DAERAH PENALTI

Daerah Pinalti ditandai pada masing-masing ujung lapangan sebagai berikut :
- Seperempat Lingkaran, dengan radius 6 m, ditarik sebagai pusat diluar dari masing-masing tiang gawang.
- Seperempat lingkaran digambarkan garis pada sudut kanan hingga garis gawang dari luar tiang gawang. Bagian atas dari masing-masing seperempat lingkaran dihubungkan dengan garis sepanjang 3,16m berbentuk paralel/sejajar dengan garis gawang antara kedua tiang gawang tersebut.


TITIK PENALTI

- Titik Pinalti Pertama digambarkan 6 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang dengan jarak yang sama.


TITIK PENALTI KEDUA

Titik pinalti pertama digambarkan di lapangan 10 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang dengan jarak yang sama.


TENDANGAN SUDUT

Seperempat Lingkaran dengan radius 25 cm ditarik di dalam lapangan dari setiap sudut.


DAERAH PERGANTIAN PEMAIN

Daerah pemain cadangan terletak pada samping lapangan dengan tempat duduk tim di kedua sisi yang sama sehingga mempermudah untuk pergantian pemain.

Daerah pergantian pemain terletak depan tempat duduk pemain cadangan dan dengan panjang 5 m. Daerah ini ditandai pada masing-masing sisi dengan garis yang memotong garis samping, dengan lebar garis 8 cm dan panjang 80 cm, dimana 40 cm digambarkan didalam lapangan dan 40 cm diluar lapangan.

Daerah Bebas berjarak 5 m dari garis tengah dan garis samping. Daerah bebas ini, secara langsung didepan pencatat waktu dan harus tetap dalam keadaan kosong dan bebas pandangan

Detail lengkap tentang Peraturan Futsal FIFA bisa download disini :

Perkembangan Futsal Zaman Modern

Rabu, 12 September 2012 0 komentar

Perkembangan Futsal Zaman Modern


1. MANCANEGARA


Perkembangan Futsal Zaman Modern di mancanegara berkembang sangat pesat sekali, sehingga banyak jebolan sepak bola yang bertalenta datang dari dunia futsal . Adalah Negara- Negara di Amerika Latin yang sukses melahirkan jagoan- jagoan seperti sebut saja Ronaldinho, Robinho, Kaka dan masih banyak lagi.
Yang menjadi kunci keberhasilan mereka di lapangan hijau adalah karena futsal memberikan banyak manfaat yaitu;

Kegesitan bergerak karena lapangannya yang sempit membuat setiap pemainnya harus aktif bergerak.
Keakuratan operan karena dalam futsal tidak ada kata delay sehingga bola harus terus mengalir dari kaki- kaki setiap pemainnya.
Skill individual sehingga pemain dituntut kreatif dalam membangun serangan yang tidak bisa hanya mengandalkan skill dasar dikarenakan sempitnya lapangan futsal dan ketrbatasan pemain.

Untuk cakupan perkembangan futsal di mancanegara tidak terlalu banyak berubah. Futsal menjadi sesuatu olahraga alternatif bagi orang yang menyukai sepakbola sehingga jumlah penngemarnya pun semakin banyak tiap tahunnya.

2. DALAM NEGERI


Untuk bahasan yang lebih mendalam kita bisa menelisik perkembangan futsal di Indonesia, karena disadari atau tidak futsal sudah menjadi olahraga favorit akhir- akhir ini. Untuk pertama kalinya futsal dibawa dan diperkenalkan oleh Almarhum Ronny Pattinasarany (1949- 2008) yang dinobatkan sebagai Bapak futsal Indonesia. Beliau dilahirkan di Makassar, Sulawesi Selatan, 9 Februari 1949 – meninggal di Jakarta, 19 September 2008 pada umur 59 tahun[1]) adalah pelatih sepak bola Indonesia dan salah satu pemain sepak bola legendaris Indonesia.

Pria yang bernama lengkap Ronald Hermanus Pattinasarany memulai kariernya pada era 1970-an hingga 1980-an, saat sepak bola Indonesia menjadi salah satu raksasa di Asia, Ronny Pattinasary menjadi salah satu yang ikut melambungkan nama tim merah-putih. Pria berdarah Ambon yang lahir di Makassar itu dikenal sebagai sosok pemain papan atas.

Penghargaan yang diperolehnya seperti Pemain All Star Asia tahun 1982, Olahragawan Terbaik Nasional tahun 1976 dan 1981, Pemain Terbaik Galatama tahun 1979 dan 1980, dan meraih Medali Perak SEA Games 1979 dan 1981.

Perjalanan kariernya sebagai pemain bola dimulai bersama PSM Junior pada tahun 1966. Dua tahun kemudian berhasil menembus level senior tim PSM Makassar. Dari Makassar, Ronny hengkang ke klub Galatama, Warna Agung, yang dibelanya dari tahun 1978 hingga 1982. Di sinilah kariernya mulai menanjak sehingga dia pun terpilih masuk dan menjadi kapten timnas. Tahun 1982, Ronny hengkang ke klub Tunas Inti. Hanya setahun di sana, dia pun memutuskan untuk gantung sepatu dan beralih profesi sebagai pelatih.

Kariernya sebagai pelatih pun pantas diacungi jempol. Ada beberapa klub yang pernah merasakan sentuhan tangannya, yakni Persiba Balikpapan, Krama Yudha Tiga Berlian, Persita Tangerang, Petrokimia Gresik, Makassar Utama, Persitara Jakarta Utara dan Persija Jakarta. Namun prestasi terbaik yang pernah ditorehkan Ronny adalah ketika menangani Petrokimia Putra saat sukses mempersembahkan beberapa trofi bagi klub tersebut yang saat ini sudah bubar dan melebur dalam Gresik United (GU). Ronny membawa Petrokimia meraih Juara Surya Cup, Petro Cup, dan runner-up Tugu Muda Cup.

Ronny Pattinasarany berpulang 19 September 2008 di setelah dirawat beberapa hari di Omni Medical Centre, Pulo Mas, karena penyakit kanker hati yang dideritanya hampir setahun. Semenjak divonis mengidap kanker ganas itu pada medio Desember 2007, Ronny Pattinasarany, yang lahir 9 Februari 1949 di Makassar, menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah sakit khusus kanker Modern Hospital Guangzhou, China.

Walaupun telah berpulang ke pangkuan Tuhan, jasa Ronny sebagai pahlawan futsal Indonesia masih tetap dikenang. Laga- laga yang ditujukan untuk mengenang beliau dihadirkan oleh orang- orang yang menyayanginya seperti pertandingan Laga sepak bola segitiga pada Sabtu (25/7) mulai pukul 14.00 WIB di Lapangan Timnas PSSI, kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Masa Perkembangan Futsal

0 komentar

MASA PERKEMBANGAN FUTSAL
Selanjutnya, seiring dengan perkembangannya, futsal akhirnya dikelola dengan baik dengan ditandainya pengadaan turnamen futsal tingkat dunia yang dilaksanakan oleh FIFUSA (1971-2002) dan AMF (2003-sekarang).
Turnamen kelas dunia ini tadinya diadakan setiap 3 tahun sekali sampai tahun 2003, namun sekarang turnamen tersebut diadakan setiap 4 tahun sekali. Turnamen pertama dilaksanakan di Brazil. Dan negara- negara Amerika Selatan adalah negara- negara yang sering menjadi juaranya.

Rangkuman Hasil

Year
Host

Final

Third Place
Winner
Score
Runner-up
Third Place
Score
Fourth Place
1982

Brazil
1–0

Paraguay

Uruguay


Colombia
1985

Brazil
3–1

Spain

Paraguay


Argentina
1988

Paraguay
2–1

Brazil

Spain


Portugal
1991

Portugal
1–1 [3-2 pen]

Paraguay

Brazil


Bolivia
1994

Argentina
2–1 [aet]

Colombia

Uruguay
1–0

Brazil

1997

Venezuela
4–0

Uruguay

Brazil


Russia
2000

Colombia
3–3 [3-1 pen]

Bolivia

Argentina
6–6 [6-5 pen]

Russia
2003

Paraguay
Group Stage

Colombia

Bolivia
Group Stage

Peru
2007

Paraguay
1–0

Argentina

Colombia
6–4

Peru

Ranking

Pos.
Team
Champion
Runner-up
1st
 Paraguay 3 (1988, 2003, 2007) 2 (1982, 1991)
2nd
 Brazil 2 (1982, 1985) 1 (1988)
3rd
 Colombia 1 (2000) 2 (1994, 2003)
4th
 Argentina 1 (1994) 1 (2007)
5th
 Portugal 1 (1991)
 Venezuela 1 (1997)